Abu Ahmada Buka Puasa Bersama Warga Lambaro Bileu

Aceh Besar74 Dilihat

ACEH BESAR – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar masyarakat Gampong Lambaro Bileu, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (8/3/2026). Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul di halaman meunasah gampong untuk mengikuti kegiatan yang turut dihadiri oleh Anggota DPD RI, Abu Ahmada.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum yang mempererat hubungan antara masyarakat dengan tokoh masyarakat serta pemimpin yang hadir di tengah mereka. Selain Abu Ahmada, acara itu juga dihadiri oleh Geusyik Gampong, Imum Gampong, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut berbaur bersama warga dalam suasana penuh kekeluargaan.

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan ke halaman meunasah yang menjadi pusat kegiatan. Anak-anak terlihat bermain di sekitar lokasi, para pemuda membantu mempersiapkan tempat duduk, sementara para ibu sibuk menata berbagai hidangan berbuka yang telah disiapkan secara gotong royong oleh warga gampong.

Di bawah rindangnya pepohonan di halaman meunasah, tikar-tikar dibentangkan sebagai tempat duduk bersama. Berbagai hidangan sederhana tersaji rapi di atas nampan, mulai dari buah-buahan segar, aneka kue tradisional khas Aceh, hingga minuman manis yang menjadi sajian pembuka saat waktu berbuka tiba.

Kehangatan suasana semakin terasa ketika Abu Ahmada tiba di lokasi kegiatan. Tanpa protokoler yang berlebihan, ia langsung berbaur dengan masyarakat yang telah menunggu sejak sore hari. Ia duduk bersama warga di atas tikar, berbincang santai dengan para tokoh masyarakat, serta menyapa anak-anak dan pemuda yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Kedekatan Abu Ahmada dengan masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Ia tampak menikmati suasana kebersamaan tersebut sembari mendengarkan berbagai cerita dan harapan yang disampaikan warga dalam percakapan santai.

Bagi masyarakat Lambaro Bileu, kehadiran seorang anggota DPD RI yang bersedia hadir dan duduk bersama warga dalam kegiatan sederhana seperti ini menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti. Momen tersebut juga menjadi bukti bahwa hubungan antara pemimpin dan masyarakat dapat terjalin dengan baik melalui kegiatan sosial dan keagamaan.

Menjelang waktu berbuka, suasana di halaman meunasah semakin ramai. Warga yang hadir duduk berkelompok sambil menunggu kumandang azan Magrib. Anak-anak mulai berkumpul di dekat hidangan yang telah disiapkan, sementara para orang tua tampak berbincang santai sambil menikmati suasana sore di bulan Ramadhan.

Ketika azan Magrib berkumandang, seluruh warga yang hadir secara bersama-sama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan. Suasana sederhana namun penuh kehangatan itu mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga dalam kehidupan masyarakat gampong.

Tidak ada sekat antara warga dan pemimpin dalam kegiatan tersebut. Semua duduk berdampingan menikmati hidangan berbuka dengan penuh rasa syukur. Momen seperti ini menjadi gambaran nyata bagaimana Ramadhan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana komunikasi yang efektif antara masyarakat dan para tokoh yang hadir. Dalam suasana santai, warga dapat menyampaikan berbagai aspirasi, harapan, maupun cerita tentang kehidupan mereka sehari-hari.

Masyarakat berharap kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilakukan di masa mendatang. Mereka menilai bahwa kegiatan sederhana seperti buka puasa bersama memiliki makna yang besar dalam memperkuat solidaritas dan persatuan di tengah masyarakat.

Di Gampong Lambaro Bileu, nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan memang masih terjaga dengan baik. Hal tersebut terlihat dari antusiasme warga yang secara sukarela terlibat dalam mempersiapkan kegiatan tersebut, mulai dari menata tempat, menyiapkan hidangan, hingga menyambut para tamu yang hadir.

Bagi masyarakat setempat, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan untuk menjalankan ibadah puasa semata. Lebih dari itu, Ramadhan juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama yang digelar di halaman Meunasah Gampong Lambaro Bileu ini menjadi salah satu bukti bahwa kebersamaan masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan masyarakat Aceh.(**)