Kakanwil Ditjenpas Malut Pimpin Tarawih di Rutan Soasiu, Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Nasional6 Dilihat

Soasiu, Maluku Utara – Upaya memperkuat pembinaan kerohanian bagi warga binaan terus dilakukan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Salah satu langkah nyata terlihat saat Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, memimpin langsung pelaksanaan shalat tarawih berjamaah di Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Soasiu, Kamis malam (5/3/2026).

Kegiatan yang dimulai usai pelaksanaan shalat Isya tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Hadir dalam kegiatan itu Kabag Tata Usaha dan Umum (TUM) Kanwil Ditjenpas Malut, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Rutan Kelas IIB Soasiu, Plt. Kepala Bapas Kelas II Tidore, serta seluruh jajaran Rutan Soasiu dan Bapas Tidore. Para warga binaan juga tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah bersama tersebut.

Sebelum memimpin shalat tarawih, Kakanwil Said Mahdar terlebih dahulu menyampaikan kultum atau tausiyah singkat kepada para warga binaan. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.

Menurutnya, Ramadhan merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki akhlak. Ia menegaskan bahwa pembinaan kepribadian yang dilaksanakan di dalam lembaga pemasyarakatan bukan hanya sekadar program, tetapi juga menjadi jalan bagi warga binaan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat.

“Bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti setiap program pembinaan kepribadian dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran,” ujar Said Mahdar dalam tausiyahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masa menjalani pidana bukanlah akhir dari segalanya. Justru, masa tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas spiritual, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kultumnya, Said Mahdar juga menekankan pentingnya menjaga sikap, kedisiplinan, serta memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan dengan kegiatan yang bermanfaat, termasuk kegiatan keagamaan.

Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa saat ibadah shalat tarawih dilaksanakan secara berjamaah. Said Mahdar bertindak sebagai imam, sementara para pegawai dan warga binaan mengikuti dengan khusyuk di saf-saf yang telah tertata rapi di dalam Masjid At-Taubah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ditjenpas Maluku Utara dalam memastikan bahwa program pembinaan, khususnya pembinaan kerohanian, berjalan secara efektif selama bulan Ramadhan. Selain meningkatkan kualitas spiritual warga binaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran moral serta membangun karakter yang lebih baik.

Kepala Rutan Kelas IIB Soasiu menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan selama Ramadhan akan terus dilaksanakan secara rutin, mulai dari tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, hingga shalat tarawih berjamaah.

Dengan adanya keterlibatan langsung pimpinan dalam kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi warga binaan untuk mengikuti program pembinaan dengan lebih serius.

Momentum Ramadhan pun diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi para warga binaan, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat kelak, mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, serta mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.(**)