Lapas Labuha Bagikan Takjil untuk 93 WBP, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Nasional8 Dilihat

Labuha, Maluku Utara – Suasana Ramadan di Lapas Kelas III Labuha terasa semakin hangat dengan dilaksanakannya kegiatan penyajian dan pendistribusian takjil (extrafooding) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan selama menjalankan ibadah puasa.

Sebanyak 93 WBP menerima takjil yang dibagikan tepat pukul 16.00 WIT. Pembagian dilakukan secara tertib dan terkoordinasi oleh petugas, dengan tetap memperhatikan keamanan serta ketentuan yang berlaku di lingkungan lapas. Momentum tersebut disambut antusias oleh para warga binaan yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan hari ke-14.

Adapun menu takjil yang disajikan pada hari itu terdiri dari brownis coklat, kue lumpur, serta teh kolak singkong. Menu sederhana namun bernilai gizi ini diharapkan mampu membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Penyediaan extrafooding ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menyampaikan bahwa kegiatan pembagian takjil ini merupakan agenda rutin selama bulan Ramadan. Selain untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum saat berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan pembinaan kerohanian bagi WBP.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi, termasuk dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Ramadan di lapas dilaksanakan dengan pengawasan dan pengendalian yang baik, guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Petugas juga terus memberikan pembinaan rohani agar warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Kegiatan pembagian takjil ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin hingga akhir bulan Ramadan. Dengan adanya program tersebut, diharapkan tercipta suasana yang lebih humanis di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.

Sebagai bagian dari jajaran pemasyarakatan di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lapas Kelas III Labuha terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang optimal, berorientasi pada pembinaan dan pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.(**)