LHOKSUKON – Polres Aceh Utara mulai mendistribusikan bantuan logistik dari Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Kabupaten Aceh Utara secara bertahap.
Kapolres Aceh Utara, Trie Aprianto, melalui Kasi Humas Bambang, Senin (23/2/2026), menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah tiba di Mapolres sejak Sabtu (21/2/2026) dan langsung dipersiapkan untuk proses penyaluran ke daerah terdampak.
Menurutnya, total bantuan yang diterima mencapai ratusan ton dan akan disalurkan oleh jajaran Polsek ke delapan kecamatan terdampak, mencakup 38 titik lokasi pengungsian dengan jumlah 18.464 jiwa.
“Bantuan ini disalurkan secara bertahap agar distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya di Lhoksukon.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri sebagai representasi negara dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi bencana.
Program bantuan ini juga menjadi bagian dari komitmen “Polri untuk Masyarakat” yang mengedepankan aksi nyata serta memperkuat sinergi lintas sektor guna meringankan beban masyarakat terdampak.
Berdasarkan data manifes, bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan pokok dan logistik penting, di antaranya beras, mie instan, minyak goreng, dan air mineral.
Selain itu, terdapat perlengkapan kebutuhan anak dan sanitasi seperti susu anak, popok bayi, pembalut wanita, serta perlengkapan mandi. Bantuan juga mencakup pakaian dan perlengkapan ibadah berupa selimut, sarung, mukena, sajadah, serta pakaian untuk dewasa dan anak-anak.
Tidak hanya itu, bantuan kesehatan turut didistribusikan berupa obat-obatan seperti parasetamol, vitamin, masker, hingga salep kesehatan.
Melalui distribusi bertahap ini, diharapkan seluruh bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh Utara.(**)






