Tarawih Malam ke-5 di Masjid Raya Baiturrahman Hadirkan Imam Tamu dari Maroko dan Tausiah Kapolda Aceh

Polda Aceh5 Dilihat

Banda Aceh – Suasana Ramadan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh semakin semarak dengan pelaksanaan ibadah tarawih malam ke-5 yang menghadirkan imam tamu internasional serta penceramah dari unsur pimpinan daerah. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad malam, 22 Februari 2026, ini dipadati jamaah yang antusias mengikuti rangkaian ibadah sekaligus mendengarkan tausiah bertema “Puasa dan Kamtibmas”.

Imam tamu yang dihadirkan adalah Syekh Abdellah Billa dari Maroko, yang dikenal memiliki lantunan tilawah merdu dan gaya bacaan khas Timur Tengah. Kehadiran imam internasional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati masjid kebanggaan warga Banda Aceh sejak sebelum waktu salat Isya.

Selain imam tamu, rangkaian ibadah juga diisi oleh imam tetap daerah, yaitu Tgk. Ivan Aulia dan Tgk. Jamhuri Ramli, yang memimpin sebagian rakaat tarawih. Sementara itu, ceramah agama disampaikan oleh Marzuki Ali Basyah yang saat ini menjabat sebagai pimpinan Kepolisian Daerah Aceh.

Dalam tausiah yang mengangkat tema keterkaitan ibadah puasa dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Marzuki menekankan pentingnya menjaga suasana Ramadan agar tetap kondusif. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan puasa sebagai momentum memperkuat akhlak, menahan diri dari perbuatan negatif, serta menjaga harmoni sosial.

Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan generasi muda agar menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan konflik.

Pelaksanaan tarawih dimulai pukul 20.04 WIB dan berlangsung khusyuk hingga selesai. Panitia juga menghadirkan bilal Tgk. Mu’thi Abdullah dan Tgk. Durar Umami untuk membantu kelancaran jalannya ibadah.

Sebagai bagian dari upaya memperluas syiar Ramadan, pengelola masjid turut menyiarkan ceramah dan salat tarawih melalui kanal digital dan radio, sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir langsung tetap bisa mengikuti rangkaian ibadah dari rumah.

Program menghadirkan imam tamu internasional selama Ramadan menjadi agenda rutin yang terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antarnegara. Kehadiran qari dan ulama dari berbagai negara diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi jamaah.

Dengan rangkaian kegiatan yang tertata rapi serta dukungan masyarakat yang tinggi, pelaksanaan tarawih di Masjid Raya Baiturrahman kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan yang penuh makna selama bulan suci Ramadan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *