Hiace Tabrak Pembatas Jalan di Julok, Sopir Tewas dan Delapan Penumpang Luka Parah

News8 Dilihat

Aceh Timur – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur nasional lintas timur Aceh. Sebuah mobil Toyota Hiace mengalami kecelakaan tragis di ruas Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Alue Cek Doi Paya Pasi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (19/2/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kendaraan yang membawa sejumlah penumpang itu melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian, mobil melintas di jalur yang dikenal berkelok dan memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi.

Diduga kuat kecelakaan terjadi akibat sopir kehilangan kendali saat melintasi tikungan tajam. Pengemudi disinyalir dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan secara optimal. Mobil kemudian menghantam tembok pembatas di sisi jalan dengan benturan keras.

Akibat tabrakan tersebut, bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah. Kap mobil ringsek, kaca depan pecah berserakan, serta bodi kendaraan remuk hingga ke bagian kabin sopir. Benturan keras membuat pengemudi terjepit di balik kemudi dan dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Hingga beberapa waktu setelah kejadian, proses evakuasi masih berlangsung karena kondisi kendaraan yang rusak berat menyulitkan petugas untuk mengeluarkan jasad korban dari dalam kabin.

Sementara itu, delapan penumpang lainnya mengalami luka parah. Warga sekitar bersama pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan awal dengan mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan. Para penumpang kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional Medan–Banda Aceh tersendat. Kendaraan yang melintang di badan jalan serta kerumunan warga yang ingin melihat langsung kondisi lokasi kejadian membuat antrean kendaraan mengular dari kedua arah.

Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Hardi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Petugas sudah berada di TKP untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Proses evakuasi korban masih berlangsung,” ujarnya singkat.

Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara, khususnya sopir angkutan jarak jauh, agar selalu memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara serta beristirahat cukup sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama di jalur lintas yang memiliki banyak tikungan dan tingkat risiko kecelakaan tinggi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *