Banda Aceh – Ramadhan adalah musim ibadah, penguatan iman, dan harapan bagi umat Muslim. Di bulan suci ini, masjid-masjid hidup, ayat suci menggema, dan rumah-rumah dipenuhi cahaya sahur.
Oleh karena itu, kami sangat berharap tidak ada pemadaman listrik selama Ramadhan!
Kami mengapresiasi kinerja PLN yang selama ini telah memberikan pelayanan yang cukup baik. Stabilitas listrik adalah fondasi penting, terutama di bulan Ramadhan yang menyentuh dimensi spiritual dan ekonomi rakyat.
Bayangkan tarawih yang khusyuk tiba-tiba gelap. Bayangkan sahur yang terganggu. Bayangkan UMKM yang merugi karena listrik padam saat menyiapkan takjil dan makanan berbuka. Gangguan seperti itu menghadirkan kekecewaan mendalam.
Ramadhan adalah bulan ibadah penuh. Umat Muslim meningkatkan aktivitas keagamaan yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik untuk penerangan, pengeras suara, pendingin ruangan, dan perangkat pendukung lainnya. Listrik adalah bagian tak terpisahkan dari kenyamanan dan kekhusyukan ibadah.
Ramadhan juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi rakyat kecil. Pedagang takjil, penjual es, pengusaha kue rumahan, pemilik warung kopi, dan pengusaha katering musiman menggantungkan harapan pada stabilitas energi. Listrik yang menyala berarti produksi berjalan, bahan baku terjaga kualitasnya, dan pelanggan terlayani dengan baik. Pemadaman di waktu krusial dapat menghilangkan omzet yang signifikan.
Kami mendorong kesiapsiagaan ekstra selama Ramadhan. Antisipasi teknis, pemeliharaan jaringan, dan penempatan tim siaga perlu menjadi prioritas. Bukan demi citra pelayanan, tetapi demi menjaga ketenangan masyarakat dalam beribadah.
Ini adalah harapan yang tulus. Kami percaya PLN mampu menjawab tantangan ini. Ramadhan datang sekali setahun, dan masyarakat berharap ia dilalui tanpa gangguan yang bisa dihindari.
Biarlah Ramadhan di Aceh berlangsung dalam terang: terang dalam ibadah, terang dalam usaha, dan terang dalam kehidupan sosial. Jangan sampai bulan cahaya diselimuti kegelapan akibat hal-hal yang bisa dicegah.
Jaga listrik tetap menyala di Ramadhan, pada hakikatnya adalah ikut menjaga denyut ibadah dan harapan rakyat. Jangan padamkan harapan umat di bulan suci!(**)






