Labuha – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Labuha menggelar kegiatan kerja bakti di Masjid Agung Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (16/2/2026) pagi.
Kegiatan ini melibatkan petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus bagian dari program pembinaan kepribadian.
Sejak pukul 09.00 WIT, suasana masjid tampak lebih semarak dari biasanya. Para petugas dan WBP bahu-membahu membersihkan seluruh area masjid, baik di bagian dalam maupun luar bangunan. Lantai disapu dan dipel, karpet dibersihkan, tempat wudhu disikat hingga bersih, serta halaman masjid dirapikan dari sampah dan dedaunan kering.
Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi para WBP. Melalui kerja bakti ini, para warga binaan diajak untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, semangat gotong royong, serta rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada WBP. Kami ingin mereka belajar tentang kepedulian, kebersihan, dan pentingnya berkontribusi bagi lingkungan sekitar, terlebih dalam menyambut bulan penuh berkah,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan kepribadian seperti ini merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. WBP tidak hanya dibekali keterampilan kemandirian, tetapi juga diperkuat dari sisi mental dan spiritual agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif di bawah pengawasan petugas. Kerja bakti ini pun mendapat respons positif dari pengurus masjid dan masyarakat sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran jajaran Lapas Labuha.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lingkungan masjid menjadi lebih bersih dan nyaman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan lebih khusyuk. Selain itu, Lapas Labuha juga berencana meningkatkan partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya serta menjadwalkan pembinaan keagamaan secara lebih intensif selama bulan Ramadhan.
Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Kelas III Labuha dalam membangun citra pemasyarakatan yang humanis dan produktif, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat.(**)






