Sekda Jalaluddin Tinjau Korban Kebakaran Tiga Rumah di Alue Naga

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin, ST, MT, bersama rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah di Desa Alue Naga, Dusun Kutaran, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Jumat (13/2/2026).

Kehadiran Sekda Ir. Jalaluddin di lokasi musibah menjadi bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap warganya yang terdampak kebakaran. Ia didampingi sejumlah pejabat terkait untuk memastikan penanganan korban berjalan maksimal serta bantuan segera disalurkan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan tiga unit rumah yang dihuni oleh empat kepala keluarga (KK) dengan total 18 jiwa. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sebagian besar bangunan dan barang-barang milik warga ludes terbakar.

Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, api diduga berasal dari rumah milik seorang warga bernama Ishak. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke rumah lain di sekitarnya. Kondisi bangunan yang berdekatan serta material yang mudah terbakar menyebabkan api cepat menyebar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Jalaluddin menyampaikan rasa prihatin dan empati mendalam kepada para korban. Ia memastikan bahwa pemerintah kota akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan bantuan masa panik, kebutuhan logistik, serta dukungan lanjutan bagi para keluarga terdampak.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah Kota Banda Aceh akan berupaya maksimal membantu warga yang terdampak agar dapat segera bangkit kembali,” ujarnya saat berdialog dengan korban di lokasi kejadian.

Untuk sementara waktu, para korban mengungsi ke rumah keluarga terdekat sambil menunggu proses pendataan dan penyaluran bantuan lebih lanjut. Aparat setempat juga terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap kabel dan peralatan listrik sangat penting guna mencegah terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran.

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, agar setiap warga yang tertimpa bencana dapat segera mendapatkan dukungan dan bantuan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *