Warga Binaan Lapas Labuha Diberdayakan Lewat Pembinaan Peternakan Bebek

Nasional48 Dilihat

Labuha — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuha terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan keterampilan di bidang peternakan, yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIT ini berlangsung di area beranggang dalam lingkungan Lapas Kelas III Labuha. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali narapidana dengan kemampuan produktif selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menjelaskan bahwa pembinaan peternakan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat.

“Pembinaan kemandirian seperti ini menjadi langkah penting dalam proses rehabilitasi sosial. Narapidana tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif setelah bebas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga orang narapidana terlibat langsung dalam program pembinaan peternakan bebek. Mereka diberikan arahan serta bimbingan oleh petugas lapas terkait tata cara pemeliharaan dan perawatan ternak.

Para warga binaan melakukan berbagai aktivitas, mulai dari membersihkan lokasi peternakan, memberikan pakan, hingga mengontrol perkembangan bebek yang dipelihara. Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib di bawah pengawasan petugas.

Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan program kemandirian sebagai bagian dari asta cita Presiden Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.

Selain memberikan manfaat keterampilan, kegiatan peternakan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan mental dan disiplin kerja bagi narapidana. Dengan adanya rutinitas positif dan produktif, warga binaan dapat mengisi masa pembinaan dengan kegiatan yang bermanfaat.

Petugas lapas juga memastikan seluruh peralatan kerja telah diperiksa sebelum kegiatan dimulai. Pelaksanaan pembinaan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta terkendali.

Ke depan, pihak Lapas Kelas III Labuha akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, termasuk pemantauan perkembangan peternakan bebek agar dapat berkembang biak dengan baik.

Melalui pembinaan kemandirian seperti ini, Lapas Labuha berharap dapat menciptakan warga binaan yang memiliki bekal keterampilan nyata sehingga mampu membangun kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *