Pulihkan Sekolah, Disdik Aceh dan Kemendikdasmen Tinjau SMA/SMK Terdampak Banjir di Aceh Utara

Pendidikan14 Dilihat

Aceh Utara — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan pendidikan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara. Pada Kamis, 22 Januari 2026, Tim Dinas Pendidikan Aceh bersama Kepala Bidang Sarana dan Prasarana serta Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah Aceh Utara mendampingi Tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meninjau langsung kondisi sekolah-sekolah terdampak.

Peninjauan tersebut difokuskan pada SMA dan SMK yang mengalami kerusakan akibat banjir, sekaligus melihat secara langsung progres pembangunan ruang kelas darurat yang disiapkan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik sekolah yang terdampak cukup parah, mulai dari kerusakan ruang kelas, fasilitas belajar, hingga sarana pendukung lainnya. Tim juga berdialog dengan pihak sekolah untuk menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan mendesak yang diperlukan guna mempercepat pemulihan kegiatan pendidikan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Aceh menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik yang terdampak bencana. Menurutnya, pendidikan tidak boleh terhenti meskipun di tengah kondisi sulit.

“Kami berupaya memastikan bahwa anak-anak tetap dapat belajar dengan aman dan nyaman. Pembangunan ruang kelas darurat menjadi solusi sementara agar aktivitas pendidikan tidak terhenti terlalu lama,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Kemendikdasmen memberikan apresiasi atas langkah sigap Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh dalam menangani dampak banjir terhadap satuan pendidikan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara menambahkan, selain pembangunan ruang kelas darurat, pihaknya juga terus melakukan pendataan kerusakan secara detail sebagai dasar pengusulan bantuan lanjutan, baik untuk perbaikan bangunan sekolah maupun pemenuhan sarana belajar siswa.

“Harapannya, semangat belajar siswa tidak luntur. Dengan dukungan semua pihak, kita ingin memastikan sekolah-sekolah di Aceh Utara bisa segera pulih dan kembali menjadi tempat yang aman dan layak bagi generasi penerus,” katanya.

Langkah pemulihan ini sejalan dengan semangat “Pulihkan Sekolah, Jaga Asa Pendidikan”, yang menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan Aceh. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus hadir dan memastikan bahwa setiap anak tetap mendapatkan haknya atas pendidikan, meski di tengah ujian bencana.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *