Malam Isra Mikraj, Banjir Rendam Permukiman Warga Semarang

Nasional, News207 Dilihat

SEMARANG — Di saat umat Muslim tengah memperingati malam suci Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, warga Kota Semarang, Jawa Tengah, justru harus menghadapi ujian berat berupa musibah banjir. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, akibat intensitas hujan yang tinggi sejak siang hingga malam hari.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan debit air meningkat dengan cepat dan mengalir sangat deras. Luapan air tidak hanya merendam ruas jalan utama, tetapi juga masuk ke kawasan permukiman warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, lalu lintas tersendat, dan sebagian warga terpaksa bertahan di rumah masing-masing sambil menyelamatkan barang-barang berharga.

Beberapa wilayah yang berada di dataran rendah dilaporkan menjadi titik terparah genangan. Air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa menggenangi rumah warga, sementara kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas. Kondisi ini diperparah oleh sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air dalam waktu singkat.

Meski banjir melanda, suasana malam Isra Mikraj tetap diwarnai doa dan kepasrahan. Warga berharap musibah ini segera berlalu dan air dapat surut secepatnya. Sejumlah masyarakat juga menggelar doa bersama, memohon keselamatan serta perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh warga yang terdampak.

Pemerintah daerah bersama tim terkait terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir. Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi.

Musibah banjir yang terjadi di malam penuh makna ini menjadi pengingat bahwa cobaan dapat datang kapan saja. Solidaritas dan doa dari berbagai daerah pun mengalir untuk warga Semarang agar senantiasa diberi kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi bencana ini.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *