Banda Aceh — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, memperdalam ketakwaan, serta meneguhkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam suasana penuh khidmat tersebut, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Andi Kirana, S.I.K., M.H., bersama Wakapolresta Banda Aceh AKBP Henki Ismanto, S.I.K., menyampaikan ucapan dan pesan reflektif kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di Kota Banda Aceh.
Melalui pesan yang disampaikan, Kapolresta Banda Aceh mengajak masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi sebagai sarana introspeksi diri untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Isra Mi’raj, yang merupakan peristiwa agung perjalanan spiritual Rasulullah SAW, mengandung banyak hikmah, salah satunya perintah salat lima waktu sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter umat.
“Kita sambut momen penuh berkah ini dengan cinta, doa, dan introspeksi diri. Nilai-nilai Isra Mi’raj hendaknya menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak, serta menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, baik sebagai aparat negara maupun sebagai anggota masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan.
Kombes Pol. Andi Kirana menekankan bahwa semangat Isra Mi’raj sangat relevan dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ia berharap nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab yang diajarkan dalam ajaran Islam dapat terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di Kota Banda Aceh.
Senada dengan itu, Wakapolresta Banda Aceh AKBP Henki Ismanto menyampaikan harapan agar peringatan Isra Mi’raj menjadi pengingat bagi semua pihak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, kekuatan spiritual yang baik akan berdampak langsung pada sikap profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas kepolisian.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan landasan nilai-nilai religius, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan warga dapat terus terjaga demi mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang religius, aman, dan bermartabat.
Di akhir pesan, Kapolresta dan Wakapolresta Banda Aceh menyampaikan doa agar peringatan Isra Mi’raj membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, serta menjadi titik tolak untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(**)






