Harga Emas Aceh Tembus Rp 8,2 Juta per Mayam, Warga Antara Kagum dan Deg-degan

Ekonomi32 Dilihat

ACEH – Harga emas di Aceh kembali mencatatkan rekor baru dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Per hari ini, Senin, 12 Januari 2026, harga emas di sejumlah daerah di Aceh kembali melonjak signifikan hingga menembus angka Rp 8,2 juta per mayam. Kenaikan ini membuat masyarakat sekaligus pelaku usaha emas dibuat kagum, namun juga diliputi rasa waswas.

Di Kota Langsa, harga emas tercatat sebagai yang tertinggi. Berdasarkan informasi yang ditampilkan pada laman Toko Emas Sejahtera 2, harga emas hari ini dipatok sebesar Rp 8.200.000 per mayam. Angka tersebut menjadi salah satu harga tertinggi sepanjang sejarah perdagangan emas di wilayah Aceh.

Sementara itu, di Banda Aceh, harga emas juga tak kalah mengejutkan. Berdasarkan pantauan dari laman Toko Emas Bina Nusa, harga emas hari ini akhirnya menembus angka Rp 8.000.000 per mayam untuk pertama kalinya. Namun demikian, harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan atau ongkos jual beli yang umumnya berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per mayam, tergantung model dan jenis emas.

Kenaikan harga emas ini disebut-sebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga meningkatnya minat masyarakat menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven). Kondisi tersebut membuat permintaan emas tetap tinggi meski harganya terus melambung.

Di sisi lain, lonjakan harga ini juga memunculkan dilema di tengah masyarakat. Bagi pemilik emas, kenaikan ini tentu menjadi kabar menggembirakan karena nilai aset mereka terus bertambah. Namun bagi calon pembeli, khususnya masyarakat yang berniat membeli emas untuk tabungan, mahar pernikahan, atau investasi awal, harga yang kian tinggi justru menjadi beban tersendiri.

Di media sosial, warganet ramai memperbincangkan tren kenaikan harga emas Aceh. Tak sedikit yang berspekulasi dan berharap harga emas bisa menembus Rp 10 juta per mayam pada pertengahan atau akhir tahun 2026. Meski demikian, para pelaku pasar mengingatkan bahwa pergerakan harga emas tetap dipengaruhi banyak faktor dan bisa mengalami koreksi sewaktu-waktu.

Dengan tren kenaikan yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat, masyarakat Aceh kini hanya bisa bertanya-tanya: apakah harga emas akan terus meroket, atau justru segera mengalami penurunan? Yang jelas, emas kembali menjadi topik hangat yang memicu decak kagum sekaligus deg-degan di Tanah Rencong.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *