Laznas Abulyatama dan Pemkab Luwu Timur Bangun Masjid dan Sumur Wakaf untuk Penyintas Bencana Aceh Tamiang

Aceh Tamiang12 Dilihat

Aceh Tamiang – Laznas Abulyatama Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan sejumlah organisasi kemanusiaan menunjukkan kepedulian nyata terhadap para penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kolaborasi pembangunan masjid dan sumur wakaf sebagai bagian dari upaya pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Kolaborasi lintas daerah dan lintas lembaga ini bertujuan membantu masyarakat terdampak tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga melalui pembangunan fasilitas yang bersifat berkelanjutan, khususnya untuk kebutuhan spiritual dan akses air bersih yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari warga.

Sebagai tanda dimulainya pembangunan, telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan sumur wakaf pada Sabtu, 3 Januari 2026, di salah satu wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Timur beserta jajaran, perwakilan Laznas Abulyatama Indonesia, serta unsur organisasi kemanusiaan dan relawan yang terlibat dalam aksi sosial tersebut.

CEO Laznas Abulyatama Indonesia, Sudarmanto, menyampaikan bahwa pembangunan masjid diharapkan dapat menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah. Masjid tersebut dirancang sebagai pusat penguatan mental, spiritual, serta ruang kebersamaan bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.

“Masjid ini diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus tempat memperkuat ketahanan mental dan kebersamaan masyarakat Aceh Tamiang pascabencana,” ujar Sudarmanto dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Selain pembangunan masjid, Abulyatama Indonesia juga membangun sumur wakaf guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga sekitar. Air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak bencana, baik untuk keperluan konsumsi, kebutuhan sehari-hari, maupun untuk mendukung pelaksanaan ibadah.

“Pembangunan sumur wakaf ini ditujukan agar masyarakat memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan, sehingga dapat menunjang aktivitas harian serta ibadah mereka,” jelas Sudarmanto.

Menurutnya, sinergi antara Laznas Abulyatama Indonesia, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan berbagai organisasi kemanusiaan merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian nyata terhadap para penyintas bencana. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang secara menyeluruh.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa proses pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Abulyatama Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai aksi kemanusiaan di seluruh Indonesia. Lembaga tersebut akan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi sosial, serta para relawan untuk menghadirkan program-program kemanusiaan yang berdampak nyata, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Pembangunan masjid dan sumur wakaf ini diharapkan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang, sekaligus wujud nyata gotong royong dan kepedulian antarwilayah dalam membantu sesama di tengah masa pemulihan pascabencana.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *