Meski Banjir di Halmahera Barat Surut, Pemulihan dan Pemantauan Warga Terus Berlanjut

Nasional, News11 Dilihat

MALUT – Banjir yang sempat merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, akibat curah hujan tinggi sejak Selasa (6/1), mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Memasuki Kamis (8/1), debit air di beberapa wilayah berangsur turun dan kondisi permukiman warga perlahan membaik. Meski demikian, proses pemulihan pascabencana masih terus dilakukan dan pemantauan terhadap keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

Sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WIT, Tim SAR telah bersiaga dengan menyiapkan personel dan peralatan pendukung. Kegiatan diawali dengan apel dan briefing untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan kondisi wilayah terdampak menggunakan drone. Pemantauan udara ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang masih terjebak serta untuk menilai dampak banjir di kawasan permukiman dan aliran sungai.

Selain pemantauan udara, Tim Rescue juga melakukan pengecekan langsung di lapangan, khususnya di wilayah Desa Tongute Ternate dan Tongute Ternate Asal. Tim memastikan kondisi warga dalam keadaan aman, sekaligus memantau kemungkinan adanya kerusakan rumah, fasilitas umum, dan akses jalan yang terdampak banjir.

Meski banjir telah surut dan debit air sungai dilaporkan kembali normal, sebagian warga terdampak masih memilih mengungsi secara mandiri. Mereka menumpang sementara di rumah kepala desa, kerabat, maupun keluarga terdekat. Hingga saat ini, belum didirikan posko pengungsian resmi, mengingat kondisi mulai berangsur membaik dan warga masih dapat mengakses tempat tinggal sementara secara swadaya.

Di sisi lain, proses pemulihan infrastruktur juga terus dilakukan. PLN dan Telkom Tengah bergerak cepat untuk memperbaiki jaringan listrik dan komunikasi yang sempat terputus akibat banjir. Perbaikan ini diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat, terutama dalam hal komunikasi dan kebutuhan dasar lainnya.

Meski situasi mulai kondusif, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta tidak terburu-buru kembali ke rumah masing-masing sebelum kondisi benar-benar dinyatakan aman, serta terus mengikuti informasi dan arahan dari petugas di lapangan.

Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus bersinergi dalam memastikan proses pemulihan berjalan lancar. Fokus utama tidak hanya pada penanganan darurat, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan meminimalkan risiko bencana susulan.

Dengan kondisi banjir yang mulai surut dan upaya pemulihan yang terus dilakukan, diharapkan kehidupan masyarakat Halmahera Barat dapat segera kembali normal. Solidaritas antarwarga serta kesiapsiagaan seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi dan bangkit dari bencana alam yang terjadi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *