Lapas Kelas IIB Tobelo Tanam Bibit Tomat, Dukung Ketahanan Pangan Lewat Program SAE

Nasional, News18 Dilihat

TOBELO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman bibit tomat di lahan pertanian Lapas Tobelo yang masuk dalam program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (5/1/2026).

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya yang telah difokuskan pada proses persiapan dan pengolahan lahan. Setelah lahan dinyatakan siap, kini penanaman bibit tomat mulai dilakukan sebagai langkah nyata pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas.

Penanaman bibit tomat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, bersama Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Alimun Shaleh, serta diikuti oleh jajaran pegawai Lapas Tobelo. Tidak hanya petugas, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga turut terlibat aktif dalam proses penanaman, mulai dari penempatan bibit hingga penataan lahan.

Kepala Lapas Tobelo, Donni Isa Dermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi WBP. Melalui program SAE, warga binaan diberikan edukasi dan keterampilan di bidang pertanian yang diharapkan dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan kemandirian kepada warga binaan. Selain itu, hasil pertanian nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan lapas,” ujarnya.

Partisipasi aktif antara petugas dan warga binaan dalam kegiatan ini menjadi gambaran sinergi yang positif di lingkungan pemasyarakatan. Program pertanian tersebut sekaligus menjadi sarana pembinaan yang bersifat produktif, edukatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman bibit tomat ini juga sejalan dengan semangat transformasi pemasyarakatan yang mengedepankan pembinaan, pemberdayaan, dan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Lapas Tobelo berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kemandirian berbasis potensi lokal, khususnya di sektor pertanian.

Dengan dimulainya penanaman bibit tomat ini, Lapas Kelas IIB Tobelo berharap hasil panen ke depan dapat memberikan manfaat nyata, sekaligus memperkuat peran lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari solusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *