ACEH TAMIANG – Dinas Sosial Aceh menggelar apel pagi sekaligus aksi gotong royong bersama relawan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh dalam rangka pemulihan lingkungan sekolah pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 2 Karang Baru, salah satu sekolah yang terdampak banjir dan lumpur akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Sejak pagi hari, puluhan relawan Dinas Sosial Aceh bersama ASN dari berbagai instansi tampak berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti apel pagi sebelum memulai kegiatan. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., yang memberikan arahan sekaligus menyemangati seluruh peserta agar bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan.
Dalam arahannya, Chaidir menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pemerintah Aceh terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, sekolah harus segera dipulihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan normal dan siswa merasa aman serta nyaman saat kembali ke sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan layak digunakan. Ini bukan hanya soal membersihkan lumpur dan sampah, tetapi juga tentang membangkitkan semangat masyarakat dan siswa bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi dampak bencana,” ujar Chaidir.
Usai apel pagi, seluruh relawan dan ASN langsung bergerak melakukan pembersihan di berbagai sudut sekolah. Mereka membersihkan lumpur yang mengendap di halaman, selokan, dan ruang-ruang sekitar sekolah, memungut sampah sisa banjir, serta merapikan lingkungan yang terdampak. Suasana gotong royong terlihat begitu kental, dengan para relawan bekerja bahu-membahu tanpa mengenal lelah.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan relawan dalam penanganan pascabencana, khususnya pada tahap pemulihan (recovery). Kehadiran ASN dan relawan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta rasa optimisme bagi warga sekitar, bahwa proses pemulihan terus berjalan dan mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Selain fokus pada pembersihan fisik lingkungan sekolah, aksi kemanusiaan ini juga membawa pesan penting tentang nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan kebersamaan. Dinas Sosial Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam setiap upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di berbagai daerah di Aceh.
Dengan dilaksanakannya kegiatan gotong royong ini, diharapkan SMK Negeri 2 Karang Baru dapat segera kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat belajar, serta menjadi simbol bangkitnya semangat pendidikan di tengah masyarakat Aceh Tamiang pascabencana.(**)






