BANDA ACEH – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, S.Ag, MH, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Banda Aceh, Jumat, 2 Januari 2025.
Rakor ini menjadi bagian penting dari langkah strategis Pemerintah Aceh dalam mempercepat proses pemulihan wilayah dan sektor-sektor terdampak bencana yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota. Penyusunan dokumen R3P diharapkan menjadi pedoman komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Andriansyah menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk memastikan sektor pendidikan dayah turut mendapat perhatian serius dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, keberlangsungan pendidikan dayah tidak hanya menyangkut proses belajar mengajar, tetapi juga menyentuh aspek sosial, keagamaan, dan pembinaan karakter generasi muda Aceh.
“Pendidikan dayah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan sosial masyarakat. Oleh karena itu, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana harus mengakomodasi kebutuhan dayah, baik dari sisi sarana prasarana, lingkungan belajar yang aman, maupun dukungan bagi para santri dan tenaga pendidik,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Rakor penyusunan dokumen R3P ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, serta unsur terkait lainnya yang terlibat langsung dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabencana. Masing-masing peserta memaparkan kondisi sektor yang menjadi tanggung jawabnya, sekaligus menyampaikan usulan program prioritas yang akan dimasukkan ke dalam dokumen R3P.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi dan kesamaan persepsi antarinstansi dalam merumuskan langkah-langkah pemulihan yang tepat sasaran. Dokumen R3P yang disusun nantinya akan menjadi acuan resmi Pemerintah Aceh dalam mengoordinasikan dukungan anggaran, pelaksanaan program, serta pengawasan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana.
Kehadiran Plh Kadis Pendidikan Dayah Aceh dalam rakor tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh sektor, termasuk pendidikan keagamaan, bangkit dan pulih secara menyeluruh pascabencana, demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh ke depan.(**)






