Hunian Danantara di Aceh Tamiang: Drs. Isa Alima Lihat Sentuhan Prabowo, Harap Berkah Ramadhan untuk Pengungsi

Aceh Tamiang17 Dilihat

ACEH TAMIANG – Langkah konkret ditunjukkan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memastikan kelayakan hidup masyarakat terdampak bencana. Pada Kamis (1/1/2026), Presiden meninjau langsung progres pembangunan Rumah Hunian Danantara di Desa Simpang Empat Upah, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini menjadi simbol komitmen negara untuk hadir di tengah kesulitan rakyat, sekaligus memacu percepatan pembangunan hunian yang sangat dinantikan.

Sebanyak 600 unit hunian sementara (huntara) mulai dibangun dengan standar kelayakan yang tinggi. Guna mengejar target percepatan, proyek ini melibatkan sinergi 7 BUMN Karya dengan total 1.000 pekerja yang dikerahkan dalam tiga shift pengerjaan secara nonstop. Strategi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons kebutuhan mendesak akan tempat tinggal yang layak.

Fasilitas Lengkap dan Ramah Keluarga: Lebih dari Sekadar Tempat Berteduh

Kawasan Huntara Danantara tidak hanya sekadar tempat berteduh, tetapi dirancang sebagai lingkungan yang sehat dan fungsional. Kawasan ini dilengkapi dengan:

– 120 unit toilet dan kamar mandi yang tersebar merata, memastikan sanitasi yang memadai bagi seluruh penghuni.
– 14 dapur umum dan 14 musala sebagai pusat aktivitas warga, menciptakan ruang kebersamaan dan spiritualitas.
– Area bermain anak yang didesain khusus untuk mendukung kesehatan psikis anak-anak di pengungsian, membantu mereka memulihkan diri dari trauma bencana.
– Fasilitas listrik dan akses Wi-Fi gratis guna mendukung produktivitas serta aktivitas belajar siswa, memastikan mereka tetap terhubung dengan dunia luar dan tidak tertinggal dalam pendidikan.

Apresiasi Tokoh Masyarakat: Drs. Isa Alima Soroti Sentuhan Kemanusiaan dan Harapan Sambut Ramadhan

Kehadiran hunian dengan fasilitas komprehensif ini mendapat sambutan hangat dari Drs. Isa Alima, Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh. Beliau menilai proyek ini adalah standar baru dalam penanganan pengungsi yang lebih memanusiakan warga.

“Kehadiran negara dalam percepatan hunian sementara yang layak ini patut kita dukung dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Drs. Isa Alima. Menurutnya, gerak cepat Presiden Prabowo bersama BUMN Karya membuktikan bahwa pemulihan pasca-bencana kini menjadi prioritas utama dengan kualitas yang sangat terjaga.

Penyediaan fasilitas digital seperti Wi-Fi gratis juga dinilai sebagai langkah visioner agar warga tetap bisa terhubung dan anak-anak tidak tertinggal dalam pendidikan meskipun sedang berada di lokasi hunian sementara. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan psikologis dan intelektual warga.

Lebih jauh, Isa Alima menyampaikan harapan yang mendalam agar Presiden Prabowo dapat menyelesaikan pembangunan huntara di Aceh Tamiang sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Beliau juga berharap agar model hunian yang layak dan manusiawi ini dapat diimplementasikan di semua tempat yang terkena musibah di seluruh Indonesia, sehingga seluruh pengungsi dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman.

“Kita semua berharap agar sebelum Ramadhan tiba, hunian yang layak sudah bisa dinikmati oleh semua saudara-saudara kita yang terkena musibah di seluruh pelosok negeri. Ini akan menjadi hadiah Ramadhan yang sangat berharga dari pemerintah, sebuah wujud nyata dari negara yang hadir dan melindungi rakyatnya,” kata Isa Alima dengan nada penuh harap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *