Kepala Dinas Sosial Aceh Hadiri Peusijuk Yayasan Keumalahayati Pocut Meurah

Banda Aceh – Sebagai wujud syukur sekaligus langkah awal yang penuh doa dan harapan, Yayasan Laksamana Keumalahayati Pocut Meurah resmi menggelar acara peusijuk di Banda Aceh, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan sakral bernuansa adat Aceh ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem, S.Ag., M.Pd., yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap eksistensi yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara peusijuk ini dipimpin oleh Ibu Dato’ Hj. Pocut Haslinda, tokoh perempuan Aceh yang juga penggerak yayasan. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan doa bersama, penyajian tumpeng, dan rangkaian adat peusijuk yang sarat makna.

Suasana penuh kebersamaan tampak jelas, baik dari para undangan, tokoh masyarakat, hingga tamu kehormatan lainnya.

Selain Kepala Dinas Sosial Aceh, hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Aceh beserta jajaran yang menegaskan bahwa kehadiran yayasan ini diharapkan dapat bersinergi dengan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat peran perempuan, mengangkat kembali nilai-nilai luhur budaya, serta memperluas kiprah sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Muslem menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan tokoh masyarakat dalam membangun Aceh yang lebih sejahtera. “Peusijuk ini bukan sekadar simbol, tetapi juga doa dan ikhtiar bersama agar setiap langkah yayasan ini mendapat keberkahan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Dato’ Hj. Pocut Haslinda menuturkan bahwa Yayasan Laksamana Keumalahayati Pocut Meurah lahir dari semangat kepahlawanan Keumalahayati, laksamana perempuan pertama di dunia dari Aceh, yang menjadi teladan dalam keberanian, kepemimpinan, dan pengabdian kepada rakyat.

“Melalui yayasan ini, kami ingin melanjutkan semangat Keumalahayati dalam bentuk nyata, yakni mengabdi kepada masyarakat, memberdayakan generasi muda, serta menjaga marwah budaya Aceh,” katanya.

Kegiatan peusijuk ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar tokoh lintas sektor, baik dari unsur pemerintahan, adat, maupun masyarakat sipil. Hadirin tampak antusias dan memberikan apresiasi terhadap langkah awal yang ditempuh yayasan.

Dengan peusijuk ini, Yayasan Laksamana Keumalahayati Pocut Meurah resmi memulai kiprahnya dengan penuh doa restu, harapan besar, dan semangat kebersamaan untuk membangun Aceh yang lebih islami, maju, dan bermartabat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed