[B. Aceh] – Dalam upaya meningkatkan kualitas program siaran televisi di Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) bersama Universitas Syiah Kuala (USK) telah menuntaskan tahapan pengumpulan data dan informasi untuk penyusunan Indeks Kualitas Program Siaran Televisi (IKPSTV).
Hal ini disampaikan Koordinator Bidang Kelembagaan KPIA, Samsul Bahri, S.E, didampingi pengendali kegiatan di USK, Dr. Muslem Daud, pada Selasa (16/9/2025).
Menurut Samsul, KPIA bersama tim USK berhasil menghimpun data dari 152 tayangan pada 17 stasiun televisi nasional, yang mencakup tiga kategori program: anak, religi, serta wisata dan budaya.
“Dari hasil pemantauan, ada tayangan yang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, namun ada juga yang masih memerlukan perhatian dan perbaikan, baik dari pihak televisi maupun rumah produksi,” jelas Samsul.
Ia menegaskan, hasil kerja ini nantinya tidak hanya menjadi masukan berharga bagi lembaga penyiaran, tetapi juga informasi penting bagi masyarakat dalam menentukan tayangan yang layak dikonsumsi sesuai batasan usia.
Sementara itu, Dr. Muslem Daud menyampaikan bahwa tahapan berikutnya akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama 32 universitas dalam minggu ini.
“Para pakar dari USK dan perguruan tinggi lainnya akan bertukar pandangan, menganalisis data, menentukan hasil, dan menyusun rekomendasi. Semua ini pada akhirnya akan dipublikasikan kepada masyarakat, karena tujuannya adalah menghadirkan tontonan yang sehat, berkualitas, dan mendidik,” ungkap Muslem.
Sebagaimana diketahui, KPI Pusat bersama KPI Aceh telah bermitra dengan USK dalam dua bulan terakhir untuk melaksanakan pemantauan dan penilaian siaran televisi melalui IKPSTV. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan kebutuhan publik dengan kualitas penyiaran, sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) yang berlaku.
Selain itu, IKPSTV juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi terhadap dunia penyiaran sekaligus dasar penyusunan usulan perbaikan, agar televisi benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. #v#




