DPRK Banda Aceh Dukung Penuh Peran PAUD Cegah Krisis Kasih Sayang Anak

Parlementaria104 Dilihat

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah, ST, menerima kunjungan audiensi pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Banda Aceh di ruang kerjanya, Rabu (30/7/2025).

Kedatangan para Bunda PAUD tersebut disambut hangat oleh Irwansyah. Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas dedikasi para guru PAUD yang telah mengabdikan diri dalam mendidik anak-anak sejak usia dini.

“Peran guru PAUD sangat penting. Mereka adalah garda terdepan dalam membentuk karakter anak sejak kecil,” ujar Irwansyah.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus Himpaudi menyampaikan sejumlah aspirasi. Di antaranya persoalan pergantian kepala PAUD yang kerap terjadi seiring pergantian keuchik, rendahnya alokasi dana gampong untuk PAUD di beberapa wilayah, serta berbagai kendala teknis lainnya. Menanggapi hal tersebut, Irwansyah langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi.

Menurutnya, Himpaudi dan lembaga PAUD memerlukan dukungan semua pihak, terutama di era digital saat ini. Ia menyoroti fenomena anak-anak yang sudah mengenal gawai sejak usia sangat dini.

“Kalau dulu kita mengenal HP di usia 15 tahun ke atas, sekarang anak usia 5 bulan sampai 1 tahun sudah memegang HP. Karena itu, PAUD perlu hadir memberi pendampingan dan mengajarkan bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak,” jelasnya.

Irwansyah juga menyinggung tantangan yang dihadapi keluarga muda di era milenial dan Gen Z. Berdasarkan data Mahkamah Syar’iyyah, tingkat kesabaran pasangan muda relatif rendah, yang berpotensi memicu konflik rumah tangga dan berdampak pada anak.

“Banyak anak yang kurang mendapat kasih sayang atau bahkan mengalami kekerasan di rumah. PAUD bisa menjadi tempat yang menutup kekurangan tersebut, memberi perhatian, dan membentuk kepribadian anak dengan lebih baik,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, Irwansyah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penuh para pendidik PAUD di Banda Aceh.

“Kami siap memperjuangkan aspirasi Bunda PAUD demi masa depan anak-anak Banda Aceh yang lebih cerah,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *