BANDA ACEH – Rasa empati dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Anggota DPD RI Tgk Ahmada yang mengunjungi Dayah Budi Muthmainnah pasca musibah kebakaran yang terjadi di Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Senin malam (16/2/2026).
Kedatangan Tgk Ahmada disambut langsung oleh menantunya pimpinan Dayah Abi Bukhari, Abu Muda Mujiburahman beserta para santri dan pengurus dayah. Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan moril sekaligus silaturahmi kepada keluarga besar dayah yang terdampak musibah kebakaran.
Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan Gampong Ceurih sebelumnya sempat mengundang perhatian masyarakat. Api yang berkobar pada malam hari membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang serta membantu proses pemadaman. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut menyebabkan kerugian material dan menyisakan duka bagi pihak yang terdampak.
Dalam kunjungannya, Tgk Ahmada menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah tersebut. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersabar dan mengambil hikmah di balik ujian yang terjadi. Menurutnya, musibah adalah bagian dari ketentuan Allah SWT yang harus dihadapi dengan ketabahan dan keikhlasan.
“Kita semua tentu merasa sedih atas musibah ini. Namun, di balik setiap ujian pasti ada hikmah. Semoga keluarga besar Dayah Budi Muthmainnah diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Sementara itu, Abu muda Mujiburahman mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Ia menilai dukungan moril dari berbagai pihak, termasuk Tgk Ahmada, menjadi penyemangat tersendiri bagi para santri dan pengurus dayah untuk bangkit kembali.
Suasana haru dan kebersamaan terlihat dalam pertemuan tersebut. Selain berdialog dan mendengar langsung kondisi pasca kebakaran, Tgk Ahmada juga mendoakan agar proses pemulihan dapat berjalan lancar dan aktivitas pendidikan di dayah kembali normal seperti sediakala.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Aceh tetap terjaga, terutama ketika musibah melanda. Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan menguatkan kembali kehidupan masyarakat di Gampong Ceurih.(**)




