Wakil Wali Kota Tinjau Lokasi Kebakaran, Pemko dan Baitul Mal Serahkan Bantuan Masa Panik

Banda Aceh – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Banda Aceh pada Sabtu (14/2/2026). Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Banda Aceh yang bergerak cepat memberikan perhatian dan bantuan kepada warga terdampak.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, B.Sc (Hons), M.T, turun langsung ke lokasi kebakaran untuk melihat kondisi para korban serta memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik. Ia didampingi Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Tgk. M. Yusuf Al Qardhawy, SH. MH, yang turut serta menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga terdampak.

Di lokasi kejadian, Afdhal menyapa satu per satu warga yang rumahnya terdampak kebakaran. Ia menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang terjadi, seraya memastikan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami cobaan berat.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Baitul Mal akan berupaya semaksimal mungkin membantu kebutuhan mendesak para korban,” ujar Afdhal di sela-sela peninjauan.

Bantuan masa panik yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar yang dibutuhkan korban dalam kondisi darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Yusuf Al Qardhawy, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Ia menyampaikan bahwa Baitul Mal memiliki program penanganan darurat bagi warga kurang mampu yang terdampak bencana, termasuk kebakaran.

“Kami akan melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan bantuan lanjutan dapat diberikan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Wali Kota dan Ketua Baitul Mal di lokasi kebakaran mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka merasa diperhatikan dan tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Pemerintah Kota Banda Aceh juga mengimbau warga agar memastikan instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Dengan sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial keagamaan seperti Baitul Mal, diharapkan para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *