Wakil Panglima TNI dan Gubernur Akpol Tinjau Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Polda Aceh34 Dilihat

ACEH TAMIANG – Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan pascabencana kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja tingkat tinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (28/1/2026).

Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), para Gubernur Akademi Angkatan, serta Pejabat Utama (PJU) Akpol turun langsung meninjau lokasi pembersihan sisa banjir yang dikerjakan oleh para Taruna Akpol.

Kunjungan tersebut difokuskan pada dua fasilitas publik penting, yakni SD Tualang Cut 1 dan Puskesmas Manyak Payed. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi lingkungan berjalan optimal, sehingga layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat dapat segera pulih.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peninjauan teknis, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.

“Kunjungan kerja Wakil Panglima TNI bersama Gubernur Akpol dan para Gubernur Akademi Angkatan ini bertujuan meninjau langsung proses pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir yang dilaksanakan oleh Taruna Akpol. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat segera digunakan kembali oleh warga,” ujar Trunoyudo, Kamis (29/1).

Selain memantau pengerjaan fisik, rombongan juga berdialog langsung dengan warga terdampak serta menyerahkan bantuan sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk membangkitkan semangat masyarakat pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Trunoyudo menambahkan, interaksi langsung antara pimpinan, Taruna, dan masyarakat memiliki nilai edukasi dan empati yang penting bagi para calon perwira.

“Peninjauan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter Taruna agar senantiasa peka terhadap kesulitan rakyat dan hadir memberikan solusi,” pungkasnya.

Hingga kini, kolaborasi antara personel TNI, Polri, Taruna, dan masyarakat di Aceh Tamiang terus berlanjut guna mempercepat pembersihan sisa material banjir, sehingga roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *