Tertimbun Lumpur Pascabanjir Bandang, TNI Pulihkan MIN 2 Pidie Jaya

Kodam IM15 Dilihat

Pidie Jaya – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya yang sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang dan longsor, kini kembali dapat difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar mengajar. Pemulihan sekolah tersebut dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI Kodam Iskandar Muda melalui kerja terpadu pembersihan lumpur dan material sisa banjir, Rabu (22/1/2026).

Sekolah yang berlokasi di Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya itu sebelumnya tertutup lumpur tebal. Akses masuk sekolah hingga seluruh ruang kelas di lantai bawah tidak dapat digunakan, sehingga aktivitas pendidikan terpaksa dihentikan selama beberapa waktu pascabencana.

Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda yang terlibat dalam pemulihan ini terdiri dari personel Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, Yonif 836/BY, Yonarmed 17/RC, serta Yonzipur 16/DA. Dengan dukungan alat berat TNI Angkatan Darat, puluhan personel dikerahkan secara berkelanjutan untuk membersihkan area sekolah yang terdampak cukup parah.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa MIN 2 Pidie Jaya merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan paling berat akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan konsisten selama kurang lebih satu bulan hingga seluruh area sekolah dinyatakan aman dan layak digunakan.

“Awalnya sekolah ini sama sekali tidak bisa difungsikan karena tertimbun lumpur cukup tebal. Melalui kerja keras dan kebersamaan personel Satgas Gulbencal, serta dukungan alat berat TNI AD, kini sekolah ini sudah kembali dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Letkol Abdul Hadi.

Selain pembersihan lumpur, Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda juga melakukan perbaikan ringan, seperti pengecatan ulang gedung sekolah, penataan lingkungan, serta merapikan meja dan kursi belajar di dalam ruang kelas. Kodim 0102/Pidie turut menyalurkan bantuan alat tulis kepada para siswa sebagai bentuk dukungan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal, nyaman, dan lancar.

“Selain pembersihan, kami juga melakukan pengecatan ulang sekolah serta membagikan alat tulis kepada para siswa sebagai wujud kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MIN 2 Pidie Jaya, Rusli, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada TNI atas upaya pemulihan yang telah dilakukan. Ia mengungkapkan bahwa sejak bencana terjadi, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dihentikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Sekolah kami sempat lumpuh total akibat banjir dan lumpur, namun sekarang sudah bersih dan kembali difungsikan. Alhamdulillah, proses belajar mengajar sudah berjalan normal,” tuturnya.

Kebahagiaan juga terpancar dari para siswa. Ulfa, siswi kelas V MIN 2 Pidie Jaya, mengaku senang dapat kembali belajar di sekolah dengan kondisi yang bersih dan nyaman. Ia bersama teman-temannya juga merasa bahagia menerima bantuan alat tulis dari Dandim 0102/Pidie dan personel TNI.

“Kami senang sekali bisa sekolah lagi. Terima kasih bapak-bapak TNI yang sudah membersihkan sekolah kami,” ucap Ulfa polos.

Kehadiran TNI melalui Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda dalam penanganan pascabencana ini tidak hanya mempercepat pemulihan sarana pendidikan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian negara dalam memastikan hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun di tengah kondisi bencana.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *