Langsa — Polda Aceh menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kota Langsa dengan menyalurkan bantuan bibit tanaman dan perlengkapan pendukung. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di Mapolres Langsa, Jalan Veteran No. 60, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dan turut dihadiri para pejabat utama Polda Aceh, jajaran Brimob, Kapolres Langsa, Wakapolres Langsa, para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira, serta personel Polres Langsa.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Aceh menyalurkan bantuan berupa 500 lembar karung serta bibit tanaman sayuran yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Aceh yang diterima Kapolres Langsa AKBP Mughi Preasetyo Habrianto, S.I.K., sebagai wujud kepedulian Kapolda Aceh dan seluruh jajaran Polri terhadap warga yang sedang berupaya bangkit pascabencana.
Kapolda Aceh dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa bantuan bibit tanaman ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendukung pemulihan kehidupan warga dan peningkatan ketahanan pangan keluarga pascabanjir.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen memberikan dukungan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Kapolda Aceh.
Melalui kegiatan ini, Polda Aceh berharap masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dapat segera bangkit, pulih, dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, tutup Kapolda Aceh.
Metode penanaman bahwa, untuk 500 lembar karung tersebut diisikan tanah lumpur sisa banjir kemudian ditanami bibit tanaman seperti cabe dan jenis lainnya.
Nanti karung-karung itu berfungsi menjadi polibag dan setelah ditanami tanaman akan dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana yang diletakkan di pekarangan -pekarangan rumah mereka dan bisa menghasilkan panen untuk kebutuhan sehari-hari.






