ACEH 5 Januari 2025 — Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengingatkan negara untuk tidak melupakan kemanusiaan di tengah upaya pemulihan pascabencana. Menurutnya, pemulihan belum benar-benar pulih jika masih ada korban yang belum ditemukan dan keluarga yang masih berduka.
Alima mendesak pemerintah segera menerjunkan Tim Pelacak yang dilengkapi dengan peralatan canggih dan kepekaan nurani. Penyisiran harus dilakukan secara menyeluruh, menyentuh setiap sudut reruntuhan kayu, puing rumah, tanah longsor, dan endapan banjir.
“Pemulihan sejati bukan sekadar membersihkan puing dan membangun kembali infrastruktur. Pemulihan adalah ketika setiap nyawa/jasat ditemukan, setiap keluarga mendapatkan kepastian, dan setiap tangis diredakan,” tegas Isa Alima dengan nada bergetar.
Ia mengingatkan, temuan jasad di kemudian hari terlebih saat Lebaran akan menjadi noda hitam dalam sejarah kemanusiaan, sebuah luka yang tak akan pernah bisa disembuhkan. “Jangan biarkan tragedi ini terus menghantui kita. Lakukan pencarian dengan kesungguhan, ketelitian, dan empati. Jangan tinggalkan satu pun korban di lumpur maupun di reruntuhan kayu gelondongan!” serunya.





