Relawan ASN Pendidikan Dayah Aceh Gotong Royong Bersihkan SMAN 1 Kejuruan Muda

Pemerintah Aceh56 Dilihat

ACEH TAMIANG — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan para Relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Pada Sabtu, 3 Januari 2026, puluhan relawan turun langsung melakukan gotong royong massal di SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

Sejak pagi hari, para relawan ASN tampak bahu-membahu membersihkan lingkungan sekolah yang masih dipenuhi lumpur, sampah, serta sisa material banjir. Ruang kelas, halaman sekolah, saluran drainase, hingga fasilitas umum seperti mushalla dan toilet sekolah menjadi sasaran utama pembersihan agar dapat kembali digunakan secara layak dan aman.

Kegiatan gotong royong massal ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan Pemerintah Aceh dalam mendukung percepatan pemulihan sarana dan prasarana pendidikan pascabencana, khususnya di wilayah Aceh Tamiang yang terdampak cukup parah. Kehadiran relawan ASN Pendidikan Dayah Aceh juga menjadi wujud nyata solidaritas lintas instansi untuk memastikan proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

Selain melakukan pembersihan fisik, para relawan juga membantu menata kembali peralatan sekolah yang sempat terendam, memindahkan barang-barang yang rusak, serta memastikan lingkungan sekolah lebih higienis dan ramah bagi siswa dan tenaga pendidik. Suasana kebersamaan terasa kuat, mencerminkan nilai gotong royong yang masih mengakar di tengah masyarakat Aceh.

Perwakilan Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan sekolah, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada pihak sekolah, guru, dan siswa yang terdampak bencana. Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam situasi darurat, karena sekolah merupakan ruang penting bagi masa depan generasi muda.

“Kami ingin memastikan sekolah ini bisa segera difungsikan kembali. Anak-anak harus dapat belajar dengan nyaman dan aman, meskipun baru saja melewati musibah,” ujarnya di sela kegiatan.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran relawan ASN Pendidikan Dayah Aceh. Kepala SMA Negeri 1 Kejuruan Muda mengungkapkan bahwa bantuan tenaga dan perhatian dari pemerintah sangat berarti, mengingat keterbatasan sumber daya pascabencana.

Gotong royong massal ini juga melibatkan unsur masyarakat sekitar dan tenaga pendidik, sehingga memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam upaya pemulihan. Diharapkan, melalui aksi nyata seperti ini, proses rehabilitasi sekolah dapat berlangsung lebih cepat dan siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa hambatan berarti.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana, sekaligus cerminan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di daerah terdampak.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *