Aceh Tamiang — Lembaga Wali Nanggroe (LWN) Aceh menurunkan relawan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas arahan langsung Paduka Yang Mulia (PYM) Wali Nanggroe dan Gubernur Aceh, dengan fokus utama pada pemulihan sektor pendidikan.
Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris mengatakan, relawan dipimpin Katibul Wali Abdullah Hasbullah, yang terdiri dari pegawai dan staf Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe. Mereka membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak parah, khususnya SMA Negeri 2 Percontohan di Kecamatan Karang Baru.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 29–30 Desember 2025. “Para relawan membersihkan lumpur, puing, serta sisa material banjir yang menggenangi ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar-mengajar dapat segera kembali berjalan,” kata Zulfikar.
Usai kegiatan pembersihan, seluruh perlengkapan diserahkan kepada Kepala SMA Negeri 2 Percontohan Kecamatan Karang Baru. Peralatan tersebut diserahkan untuk dimanfaatkan pihak sekolah dalam proses pemulihan lanjutan.
Zulfikar menegaskan bahwa keterlibatan langsung aparatur Lembaga Wali Nanggroe merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran negara dan lembaga adat harus dirasakan secara nyata, terutama dalam situasi darurat.
“Ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami tidak hanya hadir memberikan dukungan moral, tetapi turun langsung membantu agar aktivitas pendidikan bisa segera kembali normal,” kata Zulfikar.[]






